News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Yonandra Sowakil :Narkoba Bukan Rahasia Umum

Yonandra Sowakil :Narkoba Bukan Rahasia Umum

Di bawah kampanye pemberantasan narkoba, tersembunyi mekanisme janggal yang menggerogoti kepercayaan publik. Kepolisian yang seharusnya menjadi benteng penegak hukum, justru terjerat dalam pola penanganan yang mengundang tanda tanya besar.

Setiap kali ada pengguna narkoba yang tertangkap, alih-alih mengedepankan proses hukum yang transparan atau merujuk ke rehabilitasi negara, sebuah pola serupa terus berulang: tersangka "direkomendasikan" ke panti rehabilitasi swasta tertentu. Panti-panti ini, yang sering kali minim akreditasi dan tidak jelas track record keberhasilannya, tumbuh subur bagai jamur di musim hujan.

Desas-desus yang beredar di masyarakat semakin menguatkan kecurigaan: ada "komisi" yang mengalir deras dari panti swasta ke oknum-oknum tertentu di kepolisian. Setiap pengguna yang dialihkan ke panti tersebut ibarat pelanggan yang mendatangkan keuntungan.

Ironisnya, pengguna narkoba dari kalangan tidak mampu sering kali justru langsung diproses hukum, sementara mereka yang berasal dari keluarga dengan kantong tebal mendapat "jalan keluar" melalui rehabilitasi swasta ini. Diskriminasi yang nyata di bawah naungan kebijakan yang seolah-olah manusiawi.

Lembaga rehabilitasi swasta yang seharusnya menjadi tempat pemulihan, berubah wujud menjadi ladang suap yang dilegalkan. Sementara pengguna narkoba, yang seharusnya mendapat pendampingan untuk benar-benar pulih, justru dieksploitasi dua kali: sebagai korban penyakit adiksi dan sebagai komoditas dalam bisnis kotor.

Pertanyaan yang menggelayut di pikiran masyarakat: sampai kapankah institusi penegak hukum akan membiarkan bisnis rehabilitasi menjadi pasar gelap yang mengorbankan pemulihan para pecandu? Kapan reformasi penanganan narkoba yang benar-benar berorientasi pada pemulihan, bukan pada keuntungan, akan ditegakkan?

 Yunandra Sowakil, Ketua GMNI Cabang Bogor

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama