27 Mei

SMAN 3 Setiabudi Jakarta Gelar PWT Angkatan 2024 Gratis
MENINJAU.COM - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, mengadakan Purna Widya Teladan (PWT) angkatan tahun 2024 bertempat di gedung Balroom Prajurit, Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu, 25/5/2024 tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Awak media berkesempatan mewawancarai Kepala Sekolah SMAN 3 Setiabudi Jakarta Selatan Periode 2022-2024, Rita Hastuti, M.Pd, dan mengatakan bahwa hal ini praktek yang baik (model tasyakuran). 
“Tidak adanya pungutan biaya ini hal yang sangat baik, kegiatan yang disponsori, model yang baik dengan sponsor tunggal,” katanya dengan ramah.

Rita Hastuti, M.Pd, juga mengatakan harapannya.
“Mereka layak dapat acara seperti ini, mereka serius belajar maka prestasi bakal diraih seperti masuk kedokteran UI tanpa test dan banyak lagi seperti UGM, ITB dan lainnya. Pengalaman mereka selama dua tahun ikut OSIS, MPK cara berorganisasi sehingga berbagai prestasi diraih antara lain basket, drama, paduan suara, seni dan lain-lain,” tuturnya.

Sedangkan Zaenal Arifin mengatakan bahwa kegiatan sudah mendapat restu ijin dari Plt Kadis Pendidikan, Plt Ka Sudin Pendidikan, sebagai CEO/Pimpinan  dari PT LTE yang menaungi lima usaha antara lain dibahas.Com, Event Organizer, Kelimatu (Umrah dan Tour), Lima Group (Event Organizer). 

“Sudah minta ijin ke instansi terkait, kegiatan didukung oleh sponsor tunggal (bertanggung jawab penuh). Tidak ada 1, 2, 3 dan 4 (sponsor patungan). Dalam kunjungan ke Dinas dan Suku Dinas (Sudin) bahkan memberikan garansi di pernyataan bermaterai, yang berisi antara lain tidak melakukan pungutan sepersenpun. Nanti sebagai role model sesuai ketentuan pada saat ini,” bebernya.

Harapannya kedepan acara ini perlu karena berkesan. Hal hal yang indah pada masa sekolah. 
“Nanti 10-20 tahun mendatang pada acara kelulusan. Momen semangat cita, dukungan orang tua, agar menyayangi selalu. Setelah lulus tetap belajar dan yang baik ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Purna Widya Teladan SMAN 3 Setiabudi, Kukuh Setiowibowo, mengatakan sangat terharu dengan acara ini. 
“Acara ini dipersembahkan untuk anak-anak SMAN 3 angkatan 2024 dan ini merupakan moment terakhir sebelum berpijak di Perguruan Tinggi. Saya sangat terharu dan senang sekali bisa membahagiakan mereka,” tuturnya.

PLT Kepala Sekolah SMA 3 Setiabudi, Drs. Mukhlis, M.Ikom, mengatakan bahwa acara ini sebelumnya tidak diizinkan.
“Acara sebelumnya tidak diizinkan tetapi karena acara ini tidak ada biaya apapun maka PWT disetujui, Orang Tua murid juga menyetujui,” katanya dengan semangat.

Terlihat wajah-wajah yang penuh dengan kegembiraan dan bahagia dari Orang Tua Murid dan Siswa-Siswi Purna Widya Teladan angkatan 2024 ini. Ada 323 jumlah Siswa dan Siswi yang lulus pada angkatan tahun 2024 ini.
Luar Biasa..! Benteng Kota Wuna Sebagai Benteng Terluas di Dunia Masuk Rekor MURI
MENINJAU.COM – Cagar budaya Benteng kerajaan Kota Wuna, di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara dinobatkan sebagai benteng terluas di Indonesia dan Dunia oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), pada, Rabu (22/05/2024)

Benteng yang dibangun pada masa keemasan kerajaan Muna ke-VII, Lakilaponto ini, memiliki panjang yang mengelilingi kerajaan Muna mencapai 8,73 kilo meter, dengan ketinggian 4 meter dan tebal 3 meter, luas 163,9 hektar.

Penyerahan piagam rekor MURI berlangsung di kantor MURI di Jakarta dan diserahkan kepada Perhimpunan Masyarakat Muna Indonesia (PMMI). Piagam diterima langsung oleh Presiden PMMI, La Ode Riago, bersama Ketua DPW PMMI Jakarta Raya, M. Aris Achmad, dan seluruh pengurusnya. 

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah Muna, Sulawesi Tenggara.

Presiden PMMI, La Ode Riago, dalam sambutannya mengatakan bahwa, pencapaian ini adalah kebanggaan besar bagi masyarakat Muna.

“Penghargaan ini adalah sebuah kebanggaan bagi kami, PMMI serta Pemerintah Kabupaten Muna, dan masyarakat Muna pada umumnya dalam rangka melestarikan budaya Muna di Indonesia dan dunia,” ujar La Ode Riago.

Ia juga menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kebangkitan Muna sebagai entitas budaya yang kuat.

“Apa yang kita capai hari ini bukanlah akhir, tetapi ini adalah awal dari sebuah kebangkitan kita sebagai orang Muna. Untuk itu, marilah kita semua selalu menjaga kebersamaan (KASEISE) sebagai bentuk Ialegtuka (Pointau) agar keberkahan tanah Muna dari perut bumi tanah Muna WITE BARAKATI, muncul di permukaan,” tambahnya.

Sementara Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi terhadap sejarah, tetapi juga sebagai penghormatan atas perlawanan masyarakat Muna terhadap penjajah. 

Sedangkan Hadi Wahyudi, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Muna, mengungkapkan kebanggaannya atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa Benteng Kotano Wuna adalah salah satu cagar budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Muna.

Tanpa banyak publikasi, diam-diam Kabupaten Muna ternyata menyimpan warisan sejarah yang istimewa. Ada sebuah benteng di daerah itu bernama Kotano Wuna yang mendadak jadi terkenal. Pasalnya, museum rekor Indonesia (MURI) baru saja menobatkan benteng itu sebagai yang terluas di dunia.

Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak wisatawan untuk mengunjungi Kabupaten Muna dan mengeksplorasi kekayaan budayanya. Pemerintah Kabupaten Muna dan PMMI berkomitmen untuk terus melestarikan dan mempromosikan Benteng Kotano Wuna sebagai destinasi wisata sejarah yang unggul.

Dengan pengakuan ini, Benteng Kotano Wuna tidak hanya menambah kebanggaan lokal, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional. Ini adalah bukti bahwa Indonesia memiliki warisan budaya yang luar biasa yang layak untuk diperkenalkan kepada dunia.

26 Mei

Manfaatkan Istirahat Siang, Anggota Satgas TMMD Reg Komsos dengan Warga desa Wirun
MENINJAU.COM - Sukoharjo (26/05/24). Interaksi sosial adalah naluri mahkluk sosial dimanapun berada, demikian halnya dengan para anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke - 120 Kodim 0726/Sukoharjo TA. 2024, saat istirahat siang lepas kerja pembuatan Talud jalan di sasaran fisik TMMD, mereka manfaatkan untuk melakukan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga Desa dukuh Pabrik, desa Wirun, Kec. Mojolaban yang turut membantu penyelesaian pekerjaan TMMD Sengkuyung tersebut.

Meskipun anggota Satgas TMMD dari Kesatuan Yonif Raider 408/Sbh maupun dari Kompi Brimob Polri adalah Pasukan Non Kowil, namun kemampuan Pembinaan Teritorial terbatas harus dimiliki sehingga anggota dituntut untuk mampu berkomunikasi sosial dengan warga. Dimana Metode Komunikasi sosial merupakan salah satu metode Pembinaan Teritorial yang sudah tidak asing lagi bagi para Babinsa di wilayah selalu dilaksanakan setiap waktu.

"Ini merupakan kesempatan bagi adik-adik dari Batalyon, meskipun mereka berasal dari Satuan Tempur dan Non Kowil namun harus tetap memiliki kemampuan Pembinaan Teritorial terbatas,TMMD ini juga merupakan tempat latihan bagi mereka untuk belajar Metode Binter dengan melakukan Komunikasi Sosial," terang Babinsa Wirun Serma Siswanto.

Tampak para anggota Satgas yang terdiri dari anggota Yonif Raider 408/Sbh dan Kompi Brimob berbincang-bincang dengan warga disela istirahat. Dengan terciptanya suasana santai ini akan terbangun kekompakan antara masyarakat dengan anggota Satgas. Karena TNI lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, nantinya akan kembali lagi ke tengah masyarakat maka hubungan TNI dengan Rakyat harus terjalin dengan baik.

"Ibarat TNI Ikan maka rakyat adalah Airnya, filosofi ini mengandung makna bahwa hubungan antara TNI dengan Rakyat tidak bisa dipisahkan", tutup Serma Siswanto.

Agus Kemplu
Satgas TMMD Ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo Pasang Atap Poskamling
MENINJAU.COM - Sukoharjo-Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo dan warga bekerja bersama melanjutkan pembangunan poskamling di lokasi TMMD dukuh Pabrik desa Wirun kecamatan Mojolaban kabupaten Sukoharjo, yang pembangunannya telah memasuki tahap pemasangan atap, senin (27/05/2024)

Tak perlu mewah apalagi megah yang penting poskamling ini nantinya sebagai sarana dan fasilitas warga untuk mengamankan wilayah di dukuh Pabrik desa Wirun. Hal ini diungkapkan salah satu Warga yang terlibat dalam gotong royong pembangunan poskamling.

Danki Satgas TMMD ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo Letda Inf Nasikin menuturkan, progres pembangunan   poskamling di dukuh Pabrik desa Wirun ini sudah sampai tahap pemasangan atap.

“Iya pengerjaan poskamling juga terus dilakukan, hari ini sudah sampai tahap pemasangan atap,” katanya.

Ia berharap pembangunan Poskamling tersebut dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengaktifkan kembali ronda ataupun patroli malam sehingga  dukuh Pabrik desa Wirun selalu dalam keadaan aman,  “ucapnya”.

Agus Kemplu
Progress pekerjaan cukup bagus, Rehab RTLH TMMD Reg Ke-120 diharapkan selesai tepat waktu
MENINJAU.COM - Sukoharjo (27/05/24) Memasuki minggu ke-3, Satgas TMMD Reguler ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo dan warga terus giat bekerja untuk menyelesaikan perehaban pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Sutrisno Warga Dukuh Pabrik RT 04/02 Desa Wirun kabupaten Sukoharjo, Senin (27/05/2024)

Jika melihat kondisi terdahulu rumah Bapak Sutrino jauh dari kata layak huni dengan beberapa kerusakan yang cukup parah dengan dinding yang mulai retak dan kondisi atap yang bocor ketika turun hujan serta kondisi lantai yang masih berupa plesteran semen telah pecah-pecah.

Namun berkat program TMMD Reguler Ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo ini, diharapkan rumah Bapak Sutrino yang saat ini tengah dilakukan perehaban kelak akan menjadi rumah layak huni dengan dinding yang mulai mulai diplester dan lantai yang nantinya juga akan dipasang keramik.

"Saat musim hujan rumah Bapak Sutrino ini dapat dipastikan atapnya bocor di sana-sini, semoga5 dengan adanya perehaban oleh Tim satgas TMMD ke -120 Kodim 0726/Sukoharjo ini, kelak kondisinya akan menjadi lebih baik dan layak", ujar salah seorang tetangga.

"Kerjasama  antara anggota Satgas dan gotong royong warga masyarakat sangat solid, Progress perehaban RTLH milik Bapak Sutrino ini berjalan dengan lancar, harapannya dapat terselesaikan sesuai dengan target waktu yang ditentukan, sehingga segera di tempati dengan nyaman oleh bapak Sutrisno," terang Pelda Sajimo.

Saat disambangi oleh Dansatgas TMMD Letkol Czi Slamet Riyadi, S.E., Bapak Sutrino menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dansatgas, bahwa dengan adanya perehaban rumah oleh satgas TMMD Reguler ke -120 Kodim 0726/Sukoharjo ini, akhirnya bapak Sutrisno mendapatkan bantuan perehaban tanpa mengeluarkan beaya apapun.

(Agus Kemplu)
Kapolres Paniai Bantah Kabar Pengusiran Pasien RSUD oleh TNI-Polri

MENINJAU.COM - Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani, mengklarifikasi kabar terkait pengusiran pasien RSUD Paniai oleh aparat TNI-Polri. Felani menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar dan meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Kami dari TNI-Polri mengamankan RSUD karena RSUD adalah obyek vital yang perlu diamankan agar memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tidak benar adanya pengusiran pasien, justru kehadiran TNI-Polri untuk memberikan rasa aman baik kepada pasien maupun petugas kesehatan,” ujar Kapolres kepada Nabire.Net, Minggu (26/05/2024)

Dikatakan, terkait adanya penutupan pintu IGD, Kapolres mengatakan, penutupan tersebut adalah tindakan pencegahan yang dilakukan petugas RSUD dan merupakan inisiatif sendiri dari petugas RSUD dikarenakan kunci pintu tersebut mengalami kerusakan, dan petugas yang bertugas pada Minggu pagi tidak datang. Sehingga untuk mencegah terjadinya pencurian di dalam ruangan tersebut, petugas RSUD melakukan penutupan.

Sementara itu, salah seorang petugas RSUD yang melakukan penutupan pintu ruangan mengatakan, penutupan tersebut dilakukan untuk mencegah hilangnya alat-alat di dalam ruangan RSUD, dan tindakan tersebut adalah inisiatif petugas RSUD sendiri.

“Sebenarnya kita tutup itu karena untuk mengantisipasi alat-alat di dalam hilang, ini kan kuncinya rusak, dan yang dinas pagi tidak datang karena mereka takut. Kalau dibuka nanti alat-alat di dalam hilang. Pintu ini dibukanya keluar jadi ditutup dari luar,” kata petugas RSUD Paniai.

Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada kabar hoax yang beredar.

25 Mei

Bukti Nyata Peran Serta Babinsa Jayengan Bantu Posyandu Lansia di Wilayah

MENINJAU.COM
- Babinsa Kelurahan Jayengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto monitoring sekaligus giat posyandu lansia kristal yang dilaksanakan di Aula Pendopo kelurahan Jayengan jl. wirotamtomo no.17  Serengan Kota Surakarta, Sabtu pukul 10.00 Wib (25/05/2024)


Kegiatan posyandu lansia yang dilakukan oleh para kader setiap satu bulan sekali dan sebagai ketua ibu Maulida umi mengungkapkan kegiatan posyandu lansia difokuskan untuk pengecekan kesehatan para lansia diantarnya penimbangan berat badan, pengecekan tensi,vpengecekan gula darah dan pembagian makanan sehat.

Diharapkan kegiatan posyandu lansia tersebut para lansia yang ada dikelurahan Jayengan selalu rajin mengikuti dan memeriksakan tentang kesehatanya karena diusia yang sudah tua tidak menutup kemungkinan rentan banyak timbul penyakit tapi dengan adanya posyandu lansia dan dipantau kesehatannya setiap bulan bisa mengetahui maupun mencegah penyakit yang timbul sedini mungkin dan mendapat penanganan lanjutan, ungkap Serka Priyanto

(Agus Kemplu)
Aparat Gabungan TNI-Polri Lakukan Olah TKP Pembakaran Kios dan Sekolah di Paniai
MENINJAU.COM – Aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus pembakaran beberapa Gedung sekolah dan kios yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undinus Kogoya, Jumat (24/05/2024).

Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani diwakili Kasat Reskrim Polres Paniai, Ipda Florentinus J.P Tegu, S.Tr.K menyatakan bahwa kegiatan olah TKP ini merupakan respons Polres Paniai terhadap tindak pidana pembakaran kios dan beberapa Gedung sekolah Kepas Kopo.

"Dari hasil olah TKP tersebut telah diamankan beberapa barang di TKP Kios yang dibakar diantaranya 2 (dua) buah seng, beberapa batang kayu, tabung, serpihan motor, 4 (empat) gagang pintu, dan 3 (tiga) velg motor yang dimana semua barang tersebut sudah terbakar," jelasnya.

“Sedangkan untuk di TKP Gedung sekolah Kepas Kopo beberapa barang yang diamankan diantaranya 5 (lima) selongsong amunisi, knalpot motor, seng, kursi dan kayu yang semuanya juga sudah terbakar,” imbuhnya.

Kasat Reskrim mengatakan bahwa beberapa barang tersebut telah diamankan di Polres Paniai guna penyelidikan lebih lanjut. 

“Polres Paniai tengah intensif melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku pembakaran tersebut,” ungkapnya.

Kasat mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan kepada pihak Kepolisian.
Aparat Gabungan TNI-Polri Lakukan Olah TKP Pembakaran Kios dan Sekolah di Paniai
MENINJAU.COM – Aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus pembakaran beberapa Gedung sekolah dan kios yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undinus Kogoya, Jumat (24/05/2024).

Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani diwakili Kasat Reskrim Polres Paniai, Ipda Florentinus J.P Tegu, S.Tr.K menyatakan bahwa kegiatan olah TKP ini merupakan respons Polres Paniai terhadap tindak pidana pembakaran kios dan beberapa Gedung sekolah Kepas Kopo.

"Dari hasil olah TKP tersebut telah diamankan beberapa barang di TKP Kios yang dibakar diantaranya 2 (dua) buah seng, beberapa batang kayu, tabung, serpihan motor, 4 (empat) gagang pintu, dan 3 (tiga) velg motor yang dimana semua barang tersebut sudah terbakar," jelasnya.

“Sedangkan untuk di TKP Gedung sekolah Kepas Kopo beberapa barang yang diamankan diantaranya 5 (lima) selongsong amunisi, knalpot motor, seng, kursi dan kayu yang semuanya juga sudah terbakar,” imbuhnya.

Kasat Reskrim mengatakan bahwa beberapa barang tersebut telah diamankan di Polres Paniai guna penyelidikan lebih lanjut. 

“Polres Paniai tengah intensif melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku pembakaran tersebut,” ungkapnya.

Kasat mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan kepada pihak Kepolisian.

24 Mei

Memasuki Hari Ke-18, Satgas TMMD Ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo Kebut Pengecoran Jalan
MENINJAU.COM – Anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” terus bersemangat dalam menyelesaikan sasaran fisik TMMD di Dk Pabrik, kecamatan Mojolaban, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah. Sabtu,(25/05/24).

Waktu yang sudah berjalan delapan belas hari selama pembukaan TMMD dimanfaatkan anggota Satgas TMMD mengerjakan sasaran fisik pengecoran jalan di Dk Pabrik.

Untuk menyelesaikan sasaran fisik dibutuhkan kerja keras dari seluruh anggota Satgas TMMD demi memberikan hasil yang optimal untuk masyarakat, anggota Satgas harus bahu membahu bekerja sama menyelesaikan pekerjaan.

Serda Bagus Panuntun anggota Satgas TMMD mengatakan, warga dan Satgas TMMD terus bahu membahu mengecor jalan.  Serda Bagus berharap pembangunan jembatan dapat rampung tepat waktu, selain itu hasilnya nanti berkualitas, dan manfaatnya bisa segera dinikmati oleh masyarakat. "Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga wirun di setiap harinya. Mereka membaur dengan anggota Satgas TMMD. Semangat bekerja tetap terjaga meski cuaca panas terik, "ungkapnya.

Dalam pekerjaan sasaran fisik pengecoran jalan harus dikerjakan secara maksimal agar hasil yang didapat juga maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat. 

(Agus Kemplu)