17 Januari

Dr Drs Haji Suroyo SE MM Caleg DPD Provinsi Jawa Barat Optimis Siap Maju di Pileg 2024
MENINJAU.COM- Pemilu Legislatif tak lama lagi akan digelar. Berbagai tokoh mulai muncul dan menyatakan siap maju pada hajat lima tahunan tersebut.

Salah - satunya adalah Dr. Drs. Haji Suroyo, SE, MM. Suroyo yang lahir di Surabaya Ini resmi mendaftarkan diri jadi Calegl DPD Provinsi Jawa Barat.

Soal motivasinya mendaftar sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPD RI Provinsi Jawa Barat, adalah ingin terus mendorong capaian optimal Indek Pembangunan Manusia (IPM) melalui berbagai sektor.

“Misi saya ingin terus mendorong capaian optimal Indek Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor Pendidikan, Kesehatan dan Daya Beli atau Ekonomi masyarakat, itu yang utama,” katanya dengan optimis kepada pewarta media ini melalui jaringan Whatss-APP, Selasa, 17/1/2023.

“Dengan cara mencalonkan diri sebagai anggota DPD merupakan bentuk khidmat kepada masyarakat Jawa Barat,” tambahnya.

KPU Provinsi Jawa Barat sudah memberikan akses ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) anggota DPD RI 2024 kepada 34 orang kandidat Bakal Calon.

Persyaratan menjadi calon DPD sesuai PKPU sudah dipenuhi jauh-jauh hari yakni mendapat dukungan minimal 5.000 warga dalam bentuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sudah diunggah melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon) DPD RI.

Dr. Drs. Haji Suroyo, SE, MM siap membela dan memperjuangkan aspirasi warga Jawa Barat.

20 April

Wahyudi Ketua PWI Sorong raya di anggap tidak paham hukum


MENINJAU.COM - Menurut Ikhlas Arsyad Anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menanggapi pernyataan Wahyudi ketua PWI Sorong Raya dalam salah satu berita video tersebut yang menyebutkan PPWI tidak memiliki media.

" Menandakan ketidak pahaman dia akan aturan-aturan pemerintah dan hukum, perlu banyak membaca Buku bersama rekan rekannya." ucapnya.

Sebenarnya, PPWI punya media KOPI (Koran Online Pewarta Indonesia) yang sudah go Internasional, PPWI Berbadan hukum dan aktif pajak, disahkan oleh Kementrian Hukum dan Ham RI.

" Kedudukan bapak Wahyudi sebagai ketua PWI sorong raya dan rekan-rekan seakan akan melampaui dan mencederai Hak Kementrian Hukum Dan HAM, Hal yang sangat luar biasa dan baru terjadi seantero indonesia."jelas Ikhlas.

Menurutnya, Dikakatakan bapak Wahyudi bersama rekan-rekanya adalah bentuk pelanggaran hukum, merusak  nama baik PPWI yang legalitasnya di akui negara, dan kami PPWI Sorong Raya akan ambil jalur hukum.

" Tolong bapak Kapolres di tangkap orang orang ini, mempublikasikan KTA Kami tanpa izin dari kami, menyebut secara terang-teramgaan PPWI sebagai wadah yang tidak sah."harapnya.

Menurut informasi dihimpun juga, Pihak PPWI bersama rekan-rekan laporkan ke Polres persoalan pencemaran nama baik.

04 Januari

PAC LDII Malawali Sorong hadapi Libur akhir tahun gelar Fas dan Pesantren Kilat
MENINJAU.COM - Pada Jum"at  31 Desember 2021 PAC LDII Malawili Kabupaten Sorong, menggelar FAS dan Pesantren Kilat dalam rangka mengadapi libur akhir tahun 2021 yang dipusatkan di masjid Syaairulloh Malawili Distrik Aimas Kabupaten Sorong dengan tema tri sukses yaitu mewujudkan generasi penerus yang alim fakih, berahlakul qarimah dan mandiri.

Adapun kegiatan Festival Anak Sholeh (FAS)  yang dilaksanakan pada hari rabu 29  Desember 2021 diikuti oleh sekitar 35 peserta melombakan pelafatan adzan, cerdas cermat, lomba mewarnai, hafalan doa-doa pendek dan juz amma.

Sedangkan pesantren kilat yang dilaksanakan pada hari yang sama 31 Desember 2021 menampilkan ustad dan ustazah LDII dengan materi tentang pemahaman pergaulan bagi pemuda remaja masjid sehingga bisa bagaimana menghormat orang yang lebih tua, etika sopan santun dan lain-lain.

H. Karso Prayitno, S.Pd Ketua DPD LDII Kabupaten Sorong dalam arahan penutupan kegiatan mengatakan bahwa FAS merupakan ajang lomba kreativitas santri dalan mengimplementasikan pembelajaran dari dewan guru.

Bahwa FAS mempunyai tujuan yang mulia diantaranya :
1. Sebagai ajang silaturahin dan kebersamaan kerukunan dalan ukwah islamiyah,
2. FAS sebagai evaluasi pembinaan baik para santri dan juga terhadap dewan guru, 
3. FAS sebagai sarana peningkatan kreatifitas dan dedikasi bagi santri dan juga dewan guru dalam proses pembelajaran.

Mengakhiri acara dilaksanakan pembagian hadiah sebagai reward dan makan-makan bersama antara peserta, panita dan pengurus untuk meningkatkan kerukunan dan kekompakan.

15 November

Terus Membangun Konsolidasi Organisasi, LDII Sorong audiensi pada Kesbangpolinmas dan Kemenag
MENINJAU.COM- Aimas Sorong, pada 8-9 November 2021 pengurus LDII Kabupaten Sorong secara kontinyu melakukan silaturohim sebagai tindak lanjut intruksi dari DPP LDII dimana semakin sering kita berkonsolidasi semakin meningkatkan eksiatensi organisasi.

Kegiatan silaturohim diawali dengan kunjungan ke Kesbanglinmas Kabupaten Sorong kemudian dilanjutkan pada Kemenag Kabupaten Sorong, sekaligus menyampaikan laporan kegiatan LDII juga terkait tanggapan LDII terhadap surat dari DPP MUI.

Silaturohim di Kesbanglinmaspol Kabupaten Sorong diterima langsung oleh Bapak Muzakir Abbas, sementara Kemenag Kabupaten Sorong diterima oleh Bapak Andi.

H. Karso Prayitno, S.Pd Ketua didampingi Adi Waluyo sekretaris DPD LDII Kabupaten Sorong berharap dengan silaturohim ini dapat membangun sinergitas dalam bersama membangun ummat untuk mendukung program-program pembangunan di Papua Barar khususnya Kabupaten Sorong.

28 Desember

Masjid Miftahul Jannah Kota Sorong Sedang di Rehabilitasi Berat

MENINJAU.COM-Pada Ahad, 27 Desember 2020 bertempat di lokasi pembangunan Masjid Miftahul Jannah Jalan Pendidikan Remu Kota Sorong, warga LDII dan warga sekitar kompleks masjid melaksanakan pengecoran cakar ayam sebanyak 54 titik dengan target rencana kerja selama 5 hari (27-31 Desember 2020)

Menurut Dewan Pembina DPD LDII Kota Sorong H. Muslim kegiatan pengecoran cakar ayam ini dilakukan untuk menindaklanjuti rencana rehabilitasi berat pembangunan Masjid Miftahul Jannah Kota Sorong yang direncanakan dibangun seluas 18 x 23 m atau  414 m2 dengan ketinggian bangunan direncanakan setinggi 2 (dua) lantai, pembangunan ini juga mengantisipasi tangkapan banjir yang setiap tahun selalu menimpa bangunan masjid dimana ketinggian pondasi masjid dibuat 1,5 meter diatas permukaan tanah/jalan raya.

Rehabilitasi berat ini menggantikan bangunan masjid lama yang secara struktur sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan dilakukan dengan pembiayaan sepenuhnya secara swakelola dari warga dan bantuan dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Kota Sorong dan Pemerintah Provinsi Papua Barat pada DPA Tahun Anggaran 2020 dan 2021.

Bantuan dana hibah merupakan bagian dari perhatian Pemerintah Daerah guna mendukung kegiatan-kegiatan peribadatan warganya dalam meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yme.