Advertisement
JAKARTA – Ketua Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), Brigjen TNI Raden Deltanto Sarwi Diatmiko, S.H., M.H., berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Program Pascasarjana Universitas Jayabaya. Sidang promosi doktor berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Jayabaya, Jalan Pulomas Selatan, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2026).
Brigjen TNI Raden Deltanto mempertahankan disertasinya berjudul: “Rekonstruksi Hak Imunitas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Berdasarkan Prinsip Equality Before the Law dalam Fungsi Kelembagaan di Indonesia.”
Penelitian ini mengangkat persoalan mendasar penerapan hak imunitas anggota DPR. Hasil kajian menemukan adanya ketidakjelasan batas antara pendapat yang dilindungi hak imunitas dengan pernyataan yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana, sehingga menimbulkan ruang multitafsir dalam praktik penegakan hukum.
Melalui metode penelitian yuridis normatif, promovendus menawarkan rekonstruksi konsep hak imunitas — dari paradigma personal immunity menuju functional constitutional immunity. Dengan demikian, perlindungan terhadap fungsi konstitusional lembaga legislatif tetap terjaga tanpa mengesampingkan prinsip persamaan di hadapan hukum (equality before the law) sebagai pilar utama negara hukum demokratis.
Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi pada penyempurnaan pengaturan hak imunitas anggota DPR, guna mewujudkan kepastian hukum sekaligus memperkuat implementasi prinsip persamaan di hadapan hukum di Indonesia.