' Wakil Ketua PB IPSI Lombok Timur Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI

Menu Atas

MEDIA BERITA  NASIONAL
06 September, September 06, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-05T16:34:54Z
BERITA

Wakil Ketua PB IPSI Lombok Timur Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI

Advertisement
Jakarta - Pelantikan Pengurus dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet pencak silat di berbagai daerah.

Wakil Ketua PB IPSI Lombok Timur, Rusman, menyambut positif terbentuknya kepengurusan baru PB IPSI. Menurutnya, kepengurusan yang telah dilantik menjadi awal yang baik untuk mendorong kemajuan pencak silat Indonesia, baik dari sisi organisasi maupun prestasi.

“Ini merupakan awal yang sangat baik. Pengurus-pengurus yang terpilih, insyaallah, akan bekerja dengan baik dalam memperjuangkan pencak silat Indonesia menuju mendunia,” ujar Rusman dalam wawancara dengan awak media.

Ia mengatakan, pembinaan pencak silat di Lombok Timur saat ini telah berkembang dan semakin mendapat tempat di tengah masyarakat. Salah satu strategi yang dilakukan adalah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, legislatif, masyarakat, serta lingkungan pendidikan.

“Alhamdulillah, pencak silat di Lombok Timur sudah sangat memasyarakat. Kami memanfaatkan seluruh stakeholder, termasuk pendidikan di sekolah. Pemerintah, legislatif, masyarakat, dan perguruan-perguruan pencak silat saling membantu dalam pembinaan,” jelasnya.

Menurut Rusman, keberadaan berbagai perguruan pencak silat di Lombok Timur menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaring sekaligus membina generasi muda. Anak-anak dan pemuda diberikan ruang untuk mengembangkan bakat serta kemampuan mereka melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Rusman menegaskan, PB IPSI Lombok Timur tidak ingin sekadar menjadi bagian dari perkembangan pencak silat nasional. Pihaknya memiliki tekad untuk mengerahkan kekuatan terbaik guna meraih prestasi apabila pencak silat mendapatkan kesempatan tampil di ajang Olimpiade.

“Kami ingin memberikan yang terbaik. Rumah bersama ini harus kita jaga dan semua kekuatan harus dikerahkan secara maksimal. Kalau itu terjadi, tentunya harapan kami bisa menjadi juara umum,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, persiapan dilakukan sejak dini. Salah satunya melalui proses seleksi dan pembinaan atlet yang berkesinambungan.

Rusman mengungkapkan, pihaknya telah menyelesaikan tahapan seleksi olahraga daerah. Atlet-atlet yang berhasil terjaring selanjutnya akan mendapatkan program latihan lanjutan dan dipersiapkan secara bertahap menghadapi kompetisi mendatang.

“Yang sudah tersaring dari hasil seleksi kemarin akan dipersiapkan kembali melalui training yang berkelanjutan sampai mendekati event berikutnya,” katanya.

Saat ini, terdapat sekitar 30 lebih atlet putra dan putri di Lombok Timur yang menjadi bagian dari proses pembinaan dan persiapan menuju target kompetisi pada 2028.

Rusman menilai keberhasilan pembinaan pencak silat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara organisasi, perguruan pencak silat, pemerintah, sekolah, masyarakat, serta berbagai stakeholder lainnya.

Dengan kolaborasi tersebut, ia optimistis akan lahir atlet-atlet muda berkualitas yang mampu mengharumkan nama Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Indonesia di tingkat internasional.

“Kami akan terus berupaya mengerahkan seluruh kekuatan dan melakukan pembinaan secara maksimal. Harapannya, atlet-atlet dari Lombok Timur dapat memberikan kontribusi terbaik bagi prestasi pencak silat Indonesia,” pungkas Rusman.

Pelantikan Pengurus dan Rakernas PB IPSI pun diharapkan menjadi titik awal semakin solidnya organisasi pencak silat Indonesia. Dengan semangat persatuan, pembinaan berkelanjutan, dan orientasi prestasi, pencak silat Indonesia diharapkan semakin kuat dan mampu mewujudkan cita-cita menuju pencak silat mendunia.