Karya Hebat Sang Burung Besi Tertua MAF dan AMA Di Papua


Oleh Eman Petege
Siang ini aku menatap lama hampir 10 menit disudut hangar AMA Sentani, Engkau diparkirkan rapi, Engkau masih awet namun sudah berumur. 

Apabila saya ibaratkan bagai manusia maka Engkau seperti seorang Mama yang sudah berusia senja yang tak berdaya hanya mengharapkan uluran tangan orang lain. 

Engkaulah Pesawat Perintis jenis cesnna yang sudah 1/2 abad lebih melayani diatas Tanah Papua ini, saya melihat Mu mataku berkaca kaca mengingat kembali masa jaya Mu dimasa lalu. Engkaulah yang berhasil mengeluarkan ribuan umat manusia dari daerah terpencil, dari Pulau terpencil, dari rawa rawa, dari lembah dan aliran sungai, dari lereng lereng gunung, dari perbatasan Negara dan dari pegunungan tinggi.

Hanya melalui Engkau ribuan orang bisa mengenal huruf, bisa membaca, menulis dan berhitung. Engkau mengudara diatas Bumi West Niew Guinea tanpa mengenal lelah, capai, panas, dingin, lapar dalam keadaan cuaca yang tidak menentu. Engkau dijuluki sebagai juru selamat bagi sebagian rakyat Papua di Daerah terisolir. 

Kini engkau terpaku, terdiam bisu di sudut Kota Sentani bagaikan tak berguna tinggal menunggu digerogoti oleh karatan. Kini Engkau dianggap barang klasik termakan jaman. 
Engkau dibawa pergi entah pagi buta, siang dan sore demi manusia manusia terisolasi dibalik gunung yang masih buta dengan pengaruh apa pun. 
Engkaulah pembuka Isolasi dan mengenalkan peradaban moderen ditengah kebisuan dan kegelapan akan Injil Yesus Kristus. Engkaulah corong bagi Para Pastor, Pendeta, Guru Guru, dan Petugas lainnya dalam rangka mewartakan Injil / kabar gembira di sebagian Tanah Papua. 
Satu satunya Engkaulah yang paling handal dan dikagumi kehadiran Mu sejak Tahun 1954 untuk ( MAF ) dan Tahun 1959 untuk ( AMA )sampai sekarang. Bagi sebagian orang tidak akan terlenah dengan kehadiran pesawat pesawat moderen saat ini, namamu tetap abadi, tetap disanjung tetap dipuji sampai kapan pun karena jasa Mu besar terhadap sebagian masyarakat di Tanah Papua. 

Selamat tinggal Cesnna dengan code Register : Papa Kilo :  Romeo Cali Mike atau disingkat : PK. RCM...kapan kapan saya akan kembali melihat Mu karena jasa Mu besar di Bumi dan di Sorga termasuk Pilot Pilot yang menerbangkan Mu kemana saja diatas bumi Niew Guinea ini.........!!!!!!!!